5 Tips Cara Agar Blog Tampil Dihalaman Pertama Google Terbaru

5 Tips Cara Agar Blog Tampil Dihalaman Pertama Google Terbaru
Blog tampil dihalaman pertama Google

Awal bulan ini ramai pembicaraan tentang update algoritma Google. Jadi ingin ikut nimbrung diskusi tentang bagaimana cara agar blog tampil dihalaman pertama Google (terbaru). Secara umum dan singkat, sebelumnya pernah posting tentang SEO Website. Update algoritma awal Mei ini disebut-sebut berpengaruh pada traffic banyak website khususnya niche kesehatan dan produk retail. Tentang kebenarannya masih perlu dicermati pada data Search Console selama 2 minggu kedepan.

Posting kali ini kami berusaha menyampaikan tips optimasi blog agar mudah ditemukan pada ranking atas mesin pencarian secara mendasar, sekaligus menjadikan temuan terbaru dari Backlinko sebagai rujukan. Pengelola blog ataupun website official harus memahami secara basic bagaimana cara kerja SEO tersebut. Agar tidak terjebat dengan cara-cara instan sehingga traffic tidak stabil dan cenderung anjlok jika Google melakukan update algoritma.

Tips SEO

Pada posting sebelumnya, 3 hal mendasar adalah riset keyword, ketepatan kata kunci adalah kuncinya, terlebih saat ini Google dapat mengenali user intent (niat seorang user melakukan pencarian, apakah untuk mencari informasi, transaksi, atau navigasi untuk brand tertentu). Kedua, user experience yakni tentang bagaimana pengalaman pengguna selama berada di halaman website atau blog yang dituju. Ketiga, social signal. Yakni, tentang seberapa populer tautan halaman tersebut secara sosial (media sosial). Hal ini merupakan bahasan tentang backlink atau tautan masuk.

PRO: Buat & Optimasi Website

Nah, bagaimana relevansi 3 hal tersebut jika dihubungkan dengan temuan riset Backlinko?, Berikut ini ulasan menurut perspektif kami:

1. Domain Rating

Domain rating menjadi hal sangat penting untuk meningkatkan rangking agar blog muncul dihalaman pertama Google. Cek Domain rating gunakan Ahrefs tool. Berdasar dari berbagai referensi, DR mengacu pada profile backlink dimana pada ujung-ujungnya kita dapat pahami sebagai tautan masuk berasal dari website dimana seorang penulis membangun kredibilitas disitu. Misal contohnya, tautan dari Quora. Mungkin ada yang kurang sependapat dengan hal ini, namun tentang tautan berasal dari Quora diyakini juga memberikan nilai lebih untuk rating domain meski tautan dari Quora kita tau bersifat NoFollow.

2. URL Pendek

Mindset lama, ketika disebut harus ada keyword di URL, maka tanpa disadari justru bersifat spam. Yakni, URL panjang berisi kata kunci besarta turunannya. Berdasar riset Backlinko, menyebutkan bahwa mayoritas halaman web atau blog yang berada pada ranking atas pencarian Google setidaknya memiliki URL dengan 40-100 karakter. Ingat, kebiasaan membuat URL panjang spammy, mulai saat ini sudah mulai harus diubah. Begitu pula struktur permalink, jika memungkinkan pastikan untuk simpel.

3. Autoritatif

Tentang autority, menulis blog tidak lagi boleh sembarang seperti dulu. Google benar-benar memperhatikan tingkat otoritas halaman tersebut. Baik dari sisi penulis maupun sumber didapat. Jadi, jika halaman tentang marketing misalnya, pastikan jika penulis memiki jejak otoritas bidang marketing yang tertaut dengan akun media sosialnya, seperti Twitter maupun LinkedIn. Link keluar pun dalam hal ini menjadi istimewa ketika tautan keluar (outbonds links) tersebut mengacu pada halaman yang memiliki kredibiltias terkait dengan konten yang ditulis.

4. Konten komprehensif

Ini penting, bagi yang menginginkan blognya tampil pada halaman pertama Google atau menjuarai SERP (Search Engine Result Page), maka konten sederhana sudah harus melai ditinggalkan. Ulasan pada halaman tersebut harus luas, lengkap dan menyeluruh untuk topik yang diangkat sebagaimana pada judul. Backlinko menemukan angka rata-rata untuk halaman yang bisa berada pada ranking atas yakni rata-rata 1.447 kata (bukan karakter). Untuk menghitung ini, bisa digunakan tools online seperti wordcounter.net atau tools gratis lainnya. Pada MS Office hal ini bisa dihitung, namun nampaknya belum sampai pada penghitungan berapa angka repetitif kata kunci tertentu.

5. Backlinks

Variabel abadi dalam hal pembicaraan seputar SEO (Search Engine Optimization) adalah inbound links atau tautan masuk pada halaman tersebut. Pastikan secara berkali (drip), tautan masuk pada halaman teroptimasi harus terus ditambah, baik secara kualitas dan kuantitas. Namun demikian, bukan berarti secara frontal mendapatkan link masuk secara spam. Bahkan untuk memfilter link masuk yang tidak berkualitas kita dapat menghapusnya pada menu Google Search Console.

Plus …

Meningkatkan Kecepatan Website

Bagi yang hendak membangun blog dari awal, maka sudah semestinya kita memperhatikan beberapa hal penting untuk optimisasi mesin pencarian. Misalnya, meskipun masih ada yang meragukan bahwa kecepatan situs merupakan salah satu rangking faktor SE hal itu sah-sah saja. Akan tetapi, ketika Google telah merilis informasi bahwa page speed halaman landing atau blog menjadi salah satu rangking faktor, maka webmaster harus memberikan perhatian pada hal tersebut.

meningkatkan kecepatan website
Tampilan performa kecepatan website

Webmaster atau pemilik blog wajib meningkatkan kecepatan website-nya. Pagespeed erat hubungannya dengan ‘user experience’. Jika seorang pengunjung blog atau website merasa nyaman ketika membuka halaman tersebut karena dapat diakses dengan cepat, maka bisa dipastikan user akan mengambil lebih banyak tindakan.

Setidaknya, dapat menekan bouncerate. Meningkatkan pageviews, yakni pengunjung tidak hanya berhenti pada satu halaman yang disuguhkan akan tetapi akan membuka halaman lainnya. Sehingga secara natural, rating halaman tersebut akan naik dengan sendirinya. Apalagi, jika pengalaman pengunjung blog yang ‘cenderung nyaman’ dengan kecepatan akses tersebut membagikan ulang pada halaman media sosialnya.

Cara yang paling mungkin untuk dilakukan dalam meningkatkan kecepatan website adalah sebabagaimana berikut,

  1. Menggunakan AMP (Accelerated Mobile Page). Untuk blogger dapat dengan mudah menggunakan template AMP dapat diperoleh secara gratis maupun berbayar (premium). Sedangkan untuk WP self-host menggunakn plugin AMP for WP. Hanya, penggunaan AMP kadang kurang diminati oleh banyak pihak karena tampilan desain relatif terbatas. Serta hingga saat ini belum ada page builder yang secara default support halaman AMP. Masih butuh beberapa penyesuaian. Nah, hal ini bisa disiasati dengan membuat halaman AMP hanya untuk konten dinamis mendatangkan traffic yang pada akhirnya me-refer pengunjung pada halaman statis (sales page).
  2. Gunakan gambar format WebP. Biasanya, gambar digunakan pada halaman website memiliki ekstensi umum .jpg .png .gif, untuk saat ini kebiasaan tersebut harus diubah. Gambar WebP merupakan format dikembangkan oleh Google. Untuk mendapatkan format gambar ini, mudah saja convert dari format saat ini menjadi webP. Misal, png to webp. Banyak sekali online tools untuk konversi gambar ini.
  3. Meningkatkan kecepatan website dengan CDN (Content Delivery Network). Umumnya layanan pihak ketiga ini premium atau berbayar. Namun layanan gratis paling populer bisa dicoba menggunakan Cloudflare. Layanan ini include banyak fitur seperti security, cache dan masih banyak lagi. Menu favorit untuk meningkatkan kecepatan loading halaman web adalah “Rocket Loader”. Pastikan switch ON agar fitur tersebut dapat berjalan.

Agar blog tampil dihalaman pertama Google dan mesin pencari lainnya (Bing, DuckDuckGo, etc.) penulis harus pandai-pandai menentukan konten yang disodorkan. Tidak harus panjang kali lebar. Atau tidak harus pula lengkap seperti wikipedia, cukup temukan intent pembaca disaat mendapati halaman tersebut. Pastikan pembaca menemukan ‘sesuatu’ yang dicari. Lalu tingkatkan pageviewes dengan tautan-tautan internal bermanfaat untuk pengunjung tersebut.

UPDATE GRATIS Kumpulan Tips
TELEGRAM Channel Digital Marketing & Bisnis

Need help? Contact us!

Copyright © 2019 letsgrow.id

Konsultan Digital Marketing & Publikasi Online